loading…
Ke depan tantangan di sektor energi akan semakin kompleks sehingga perlu persiapan talenta muda. Foto/Dok
JAKARTA – Sektor energi memiliki karakter industri yang sangat spesifik dan tidak bisa dipelajari hanya dari ruang kelas. Tantangan sektor energi ke depan membutuhkan talenta muda yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap secara mental, keterampilan, dan pemahaman industri sejak di bangku kuliah.
Indonesian Petroleum Association (IPA) pun melakukan langkah nyata dalam menyiapkan generasi muda untuk menghadapi dunia kerja sektor energi yang semakin kompleks dan strategis. Salah satunya dengan menggelar Talkshow Energy Connect 5.0 bersama Bicara Energi yang berada di bawah naungan IPA Convex, Sabtu kemarin (24/1/2026) di Jakarta.
Direktur Eksekutif Indonesian Petroleum Association (IPA), Marjolijn Wajong mengatakan, melalui pendekatan yang langsung menyentuh realitas industri, Talkshow Energy Connect 5.0 mendorong dan menyiapkan generasi muda masuk sektor energi bukan sekadar wacana, melainkan investasi serius untuk memastikan keberlanjutan industri energi nasional melalui talenta yang siap pakai sejak hari pertama bekerja.
Baca Juga: SKK Migas Dorong Penguatan Rantai Suplai Industri Hulu Migas
“IPA merupakan wadah para pelaku industri sektor energi untuk saling bertukar informasi dan menjembatani antara pemerintah dengan pelaku industri,” kata Marjolijn.
Human Resources & General Affairs Senior Manager PT Donggi Senoro LNG, Dea Rehenda Ginting mengungkap, pentingnya kesiapan mahasiswa sejak dini agar tidak mengalami culture shock saat masuk dunia kerja. Ia membagikan strategi konkret dalam menyiapkan curriculum vitae (CV) yang relevan dengan kebutuhan industri.
Pentingnya mempersiapkan talenta muda di sektor energi menjadi isu yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan menghadapi berbagai tantangan global dan lokal, industri ini memerlukan individu yang tidak hanya berpengetahuan luas tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang memadai. Bagi mahasiswa, memahami dinamika sektor energi sangat penting agar mereka dapat beradaptasi dengan cepat ketika memasuki dunia kerja.
Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk mendukung pengembangan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa. Salah satunya adalah program pelatihan yang dirancang khusus untuk mendekatkan mereka dengan situasi nyata di lapangan. Dengan cara ini, diharapkan lulusan perguruan tinggi lebih siap menghadapi tantangan yang ada.
Tak hanya itu, kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri juga menjadi kunci penting dalam menciptakan sinergi yang efektif. Dengan saling berbagi informasi dan pengalaman, kedua pihak dapat menciptakan kurikulum yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Maka dari itu, diskusi dan kolaborasi harus terus diupayakan agar talenta muda siap menghadapi perkembangan industri yang pesat.
Persiapan Talenta Muda Di Sektor Energi Sangat Penting
Persiapan talenta muda untuk sektor energi harus dimulai sejak dini, termasuk di tingkat pendidikan tinggi. Pengenalan lebih awal terhadap beragam aspek industri energi akan memfasilitasi pemahaman yang lebih baik mengenai tantangan nyata di lapangan. Hal ini akan mempersiapkan mereka untuk menjadi profesional yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja.
Beberapa perguruan tinggi kini telah mengintegrasikan praktik langsung ke dalam kurikulum mereka. Melalui program magang dan kerja lapangan, mahasiswa bisa merasakan langsung bagaimana dunia kerja di sektor energi. Ini merupakan langkah positif yang akan memperkuat keahlian mereka dan membangun koneksi dengan para profesional di industri.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam proyek-proyek riset juga bisa menjadi sarana untuk mengasah kemampuan analitis dan problem solving. Terlibat dalam penelitian yang terkait dengan industri energi akan memampukan mereka untuk berkontribusi terhadap inovasi dan pengembangan teknologi baru. Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang dan berubah seiring dengan kemajuan teknologi.
Membangun Keterampilan yang Diperlukan di Lapangan Kerja
Keterampilan seperti kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen proyek sangat diperlukan di sektor energi. Para calon profesional harus dilatih untuk tidak hanya menjadi ahli di bidang teknik, tetapi juga memiliki soft skills yang memadai. Ini akan membuat mereka lebih adaptif dan mampu bekerja dalam tim di lingkungan yang dinamis.
Peran industry dalam menyokong pendidikan juga sangat krusial. Dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi, perusahaan dapat memastikan bahwa lulusan baru memiliki keahlian yang sesuai dengan standar industri. Ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi perusahaan yang memerlukan tenaga kerja terampil dan siap pakai.
Penting juga untuk mendorong kolaborasi antara pelaku industri dan akademisi agar dapat menciptakan program pelatihan yang sesuai dan relevan. Dengan saling berbagi keahlian dan sumber daya, keduanya dapat membentuk masa depan industri energi yang lebih baik. Ini adalah proses berkelanjutan yang memerlukan komitmen dari semua pihak terkait untuk mengedepankan pendidikan yang berkualitas.
Peran Penting Praktik Kerja dalam Mempersiapkan Generasi Muda
Praktik kerja atau internship merupakan salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mereka dapat memahami bagaimana teori yang diajarkan di kelas diterapkan dalam konteks nyata. Hal ini membuat mereka lebih siap dan percaya diri saat memasuki pasar kerja.
Perusahaan juga mendapatkan manfaat dari program praktikum ini. Mereka dapat menemukan calon karyawan yang memiliki potensi dan merupakan orang-orang yang sesuai dengan budaya perusahaan. Dengan demikian, program ini dapat membantu perusahaan dalam mempersiapkan penerus yang tangguh dan berpotensi.
Dengan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun industri, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang mendorong pengembangan talenta muda. Ini tentunya akan mempengaruhi keberlangsungan sektor energi di masa depan, sehingga kebutuhan akan tenaga kerja terampil dapat terpenuhi dengan baik. Keberhasilan ini harus menjadi fokus bersama untuk menciptakan perubahan positif dan inovasi yang berkelanjutan di sektor energi.
