loading…
Setlary Indonesia dan IFT Group kerja sama ini menghadirkan solusi pengelolaan dan pembelajaran keuangan karyawan yang lebih baik bagi perusahaan di Indonesia. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA – Setlary Indonesia mengumumkan serangkaian kemitraan strategis untuk memperkuat solusi manajemen dan kesejahteraan finansial bagi perusahaan di seluruh Indonesia. Salah satunya dengan IFT Group.
Kerja sama ini menghadirkan solusi pengelolaan dan pembelajaran keuangan karyawan yang lebih baik bagi perusahaan di Indonesia. Kerja sama ini diwujudkan melalui pemanfaatan StarConnect, platform HRIS dan Payroll berbasis cloud milik ekosistem IFT Group, yang terintegrasi dengan Khasbon sebagai solusi Earned Wage Access (EWA) dan edukasi keuangan karyawan. Baca juga: Pekerja Muda Beralih ke Peluang Usaha Minim Risiko demi Stabilitas Finansial
Kolaborasi ini bertujuan membantu perusahaan membangun karyawan yang lebih sehat secara finansial, bertanggung jawab, dan berdaya secara ekonomi. Melalui integrasi Khasbon ke dalam StarConnect HRIS, perusahaan tidak hanya menyediakan akses gaji yang fleksibel, tetapi juga membuka ruang pembelajaran bagi karyawan untuk mengelola arus kas pribadi secara lebih bijak.
Solusi ini memungkinkan karyawan, pertama, memahami dan mengelola pendapatan yang telah diperoleh dengan lebih terencana. Kedua, mengurangi ketergantungan pada pinjaman tidak sehat. Ketiga, membangun kebiasaan finansial yang lebih disiplin dan berkelanjutan.
Sementara itu, perusahaan dapat, pertama, mendukung kesejahteraan finansial karyawan tanpa menambah beban biaya operasional. Kedua, mengurangi tekanan finansial yang berdampak pada produktivitas kerja. Ketiga, mengelola payroll dan HR secara otomatis dan terintegrasi melalui StarConnect.
Inisiatif yang dihadirkan oleh Setlary Indonesia dan IFT Group ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan. Dengan adanya solusi ini, diharapkan karyawan dapat lebih baik dalam mengelola keuangan pribadi mereka. Ini bukan sekadar tentang memberikan akses ke gaji, tetapi juga bagaimana mengedukasi karyawan agar lebih cerdas dalam membuat keputusan finansial.
Pentingnya literasi keuangan tidak bisa dianggap sepele. Dalam banyak kasus, keputusan keuangan yang buruk dapat berujung pada masalah yang lebih besar, baik bagi individu maupun perusahaan. Oleh karena itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko finansial yang sering dihadapi oleh karyawan.
Pentingnya Manajemen Keuangan bagi Karyawan di Perusahaan
Manajemen keuangan yang efektif tidak hanya memiliki dampak positif bagi karyawan, tetapi juga untuk perusahaan secara keseluruhan. Karyawan yang lebih sehat secara finansial cenderung lebih produktif dan fokus pada pekerjaan mereka. Dengan melakukan investasi dalam literasi keuangan, perusahaan juga berinvestasi dalam kinerja jangka panjang yang lebih baik.
Saat karyawan merasa aman secara finansial, mereka jauh lebih mungkin untuk terlibat dan berkontribusi secara aktif dalam budaya perusahaan. Mereka lebih mampu menghadapi tantangan tanpa tekanan finansial yang berlebihan. Ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan mendukung bagi semua orang.
Lebih jauh lagi, ketika karyawan diberikan pengetahuan keuangan yang tepat, mereka menjadi lebih bijak dalam membuat keputusan terkait konsumsi dan investasi. Ini akan mempengaruhi kesejahteraan mereka secara langsung dan meningkatkan loyalitas terhadap perusahaan. Dengan demikian, investasi dalam pendidikan keuangan tidak hanya menguntungkan secara individu, tetapi juga bagi perusahaan sebagai suatu organisasi.
Integrasi Teknologi dalam Solusi Pengelolaan Keuangan
Pentingnya teknologi dalam dunia bisnis saat ini tidak bisa diabaikan. Solusi yang dihadirkan oleh Setlary Indonesia dan IFT Group menggunakan teknologi untuk memfasilitasi pengelolaan keuangan yang lebih baik. Melalui platform HRIS dan Payroll berbasis cloud, karyawan dapat mengakses informasi keuangan mereka secara real-time, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan.
Platform ini juga membantu perusahaan dalam mengelola informasi payroll dan HR secara lebih efisien. Dengan berbagai fitur otomatisasi, perusahaan dapat mengurangi risiko kesalahan dan menghemat waktu dalam proses administratif. Ini pada gilirannya memungkinkan manajer untuk fokus pada aspek strategis lainnya dari bisnis.
Integrasi teknologi ini juga membawa transparansi yang lebih besar dalam pengelolaan keuangan. Karyawan dapat melihat dengan jelas berapa banyak yang mereka hasilkan dan bagaimana mereka dapat merencanakan masa depan keuangan mereka dengan baik. Hal ini menumbuhkan rasa tanggung jawab pribadi dan kemandirian dalam pengelolaan keuangan.
Peran Edukasi dalam Membangun Kemandirian Finansial
Edukasi keuangan merupakan salah satu kunci untuk mencapai kemandirian finansial. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana uang bekerja, karyawan dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keadaan finansial mereka. Ini mencakup pemahaman tentang investasi, tabungan, dan bagaimana menghindari jebakan utang yang berbahaya.
Setelah mereka mendapatkan edukasi yang memadai, karyawan dapat membuat rencana keuangan yang lebih baik dan menentukan tujuan jangka pendek serta jangka panjang. Penyusunan anggaran dan pengelolaan pengeluaran sehari-hari menjadi lebih sederhana dan terencana. Di sini, perusahaan berperan sebagai fasilitator, memberikan sumber daya dan informasi yang diperlukan untuk mendukung perjalanan finansial karyawan.
Hasil dari program edukasi ini diharapkan tidak hanya menciptakan individu yang lebih sehat secara finansial, tetapi juga lingkungan kerja yang lebih produktif dan harmonis. Ketika karyawan berhasil mengelola keuangannya dengan baik, berkontribusi pada kesejahteraan bersama dan menciptakan budaya perusahaan yang saling mendukung.
