Perhelatan Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) 2026 berakhir dengan sukses setelah menjelajahi sembilan kota besar di Indonesia. Festival ini tidak hanya menjadi ajang pamer kreasi desainer lokal, tetapi juga sebuah momen penting bagi transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkat adopsi teknologi QRIS Tap.
Dimulai pada 16 Januari 2026, NumoFest melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM dari berbagai daerah seperti Makassar, Bandung, Tangerang, Jakarta, dan lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen dalam memajukan industri kreatif Indonesia melalui teknologi dan kreativitas yang telah dipadukan dalam sebuah festival yang meriah.
Fokus utama dari penyelenggaraan tahun ini adalah pada edukasi dan penerapan metode pembayaran non-tunai. Teknologi berbasis Near Field Communication (NFC), yang dikenal sebagai QRIS Tap, menjadi solusi dalam mempermudah transaksi dalam dunia usaha.
Dalam salah satu acara di Bekasi, digitalisasi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bekasi dan PT Netzme Kreasi Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang aman bagi pelaku industri kreatif setempat.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menekankan inovasi teknologi yang perlu diadopsi untuk mendukung ekonomi kreatif. Dia percaya bahwa karya modest fashion harus diterjemahkan secara kreatif dan berdaya saing di tingkat global.
Momen Penting dalam Transformasi Digital UMKM Indonesia
Penyelenggaraan NumoFest menandai sebuah langkah penting dalam dunia UMKM di Indonesia. Dengan lebih dari 300 UMKM yang terlibat, acara ini menunjukkan kemungkinan besar dari adopsi teknologi pembayaran yang lebih canggih.
Transformasi digital ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru tetapi juga meningkatkan efisiensi dalam transaksi keuangan. Terlebih, dengan adanya QRIS Tap, pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi terkini untuk mempermudah pembayaran dari konsumen.
Dengan keberadaan berbagai fitur yang ditawarkan teknologi ini, UMKM diharapkan dapat beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan pasar dan konsumen yang semakin modern. Ini adalah langkah strategis bagi UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital.
Pentingnya Kerja Sama antara Pemerintah dan Swasta
Kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi dan PT Netzme Kreasi Indonesia menyoroti pentingnya kemitraan antara sektor publik dan swasta. Dengan adanya kolaborasi ini, ekosistem pembayaran digital dapat berkembang pesat, memberikan manfaat bagi semua pihak.
CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, Vicky Ganda Saputra, mengungkapkan harapannya agar NumoFest menjadi sarana sosialisasi yang efektif. Dia ingin agar para pelaku usaha merasa nyaman dan efisien ketika menggunakan metode pembayaran non-tunai.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan inisiatif yang kuat dari sektor swasta, potensi ekonomi kreatif Indonesia dapat berkembang dengan lebih baik lagi. Hal ini menciptakan peluang bagi pelaku usaha untuk berpikir lebih inovatif.
Tren Modern dalam Dunia Fashion yang Berkelanjutan
NumoFest juga menjadi sorotan dalam dunia mode berkelanjutan, di mana desainer lokal menampilkan kreativitas mereka. Konsep modest fashion yang diperkenalkan di festival ini memberikan alternatif bagi konsumen yang peduli akan lingkungan.
Desainer yang terlibat tidak hanya berfokus pada desain, tetapi juga pada penggunaan bahan yang ramah lingkungan. Ini menunjukkan bahwa industri fashion dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan sambil tetap menarik bagi konsumen.
Dengan demikian, NumoFest tidak hanya menjadi ajang pameran atau festival biasa, tetapi juga sebagai platform untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dalam industri fashion. Langkah ini seiring dengan demam global untuk fashion yang lebih bertanggung jawab.
