Di tengah suasana liburan Natal dan Tahun Baru, penting untuk memprioritaskan keamanan dan keberlanjutan operasional dalam sektor energi. Pertamina Drilling menunjukkan komitmen ini dengan menjaga semua kegiatan pengeboran migas tetap berjalan tanpa henti selama periode tersebut.
Dengan sebanyak 38 rig yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia, perusahaan ini berupaya menjaga pasokan energi nasional tetap stabil. Keberlangsungan operasi ini tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga untuk menegaskan tanggung jawab terhadap keselamatan kerja di lapangan.
Pada waktu libur, Pertamina Drilling menciptakan Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk mengawasi semua kegiatan pengeboran. Tugas utama dari satgas ini adalah memastikan bahwa operasional tetap berlangsung dengan baik dan aman, meskipun dalam suasana liburan yang sering kali menyita perhatian banyak orang.
Pentingnya Operasional Berkelanjutan dalam Sektor Energi
Keberlanjutan operasional dalam sektor energi merupakan kunci untuk menjamin pasokan yang konsisten. Dalam konteks ini, Pertamina Drilling berkomitmen untuk menjaga produktivitas, bahkan saat banyak orang merayakan liburan.
Setiap rig yang beroperasi dikelola oleh kru yang terlatih dan profesional, menjamin bahwa setiap operasi dilaksanakan dalam standar keselamatan tinggi. Dengan beroperasinya 38 rig di berbagai wilayah, Pertamina tidak hanya menjaga konsistensi pasokan tetapi juga menyediakan lapangan kerja bagi banyak orang.
Dalam menjalankan tugasnya, Pertamina Drilling melibatkan lebih dari 3.400 kru yang siaga dalam mendukung aktivitas pengeboran. Dengan sistem pengawasan yang ketat, perusahaan ini memastikan bahwa keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama selama masa pergantian tahun.
Tindakan Strategis untuk Menjamin Keselamatan Kerja
Selama periode liburan, manajemen Pertamina Drilling menerapkan beberapa langkah strategis untuk mendukung keselamatan kerja. Salah satunya adalah pembagian tugas yang jelas di antara semua personel yang terlibat.
Penting bagi setiap kru untuk memahami tanggung jawab masing-masing agar tidak terjadi kebingungan dalam prosedur operasional. Dengan menerapkan penjadwalan yang baik, perusahaan dapat menghindari aktivitas berisiko tinggi yang mungkin terjadi di luar rutinitas yang telah ditetapkan.
Selain pembagian tugas, perusahaan juga memastikan semua peralatan dalam kondisi optimal. Setiap rig dan alat yang digunakan menjalani pemeriksaan berkala untuk memastikan bahwa proses pengeboran dapat berjalan aman dan efisien.
Mengelola Risiko Selama Libur Akhir Tahun
Meskipun dalam suasana liburan, penanganan risiko tetap menjadi fokus utama bagi Pertamina Drilling. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi bahaya dalam setiap tahap operasi.
Emergency Response Organization (ERO) disiapkan di berbagai level operasi, mulai dari Site Emergency Response Team (SERT) hingga Business Support Team (BST). Kesiapan organisme ini menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan risiko yang efektif.
Dengan pendekatan proaktif terhadap keselamatan dan pengawasan, Pertamina Drilling berusaha menciptakan lingkungan kerja yang aman. Hal ini penting untuk memastikan setiap kru dapat berkontribusi secara maksimal tanpa mengorbankan keselamatan mereka.
